elge
pria biasa, pustakawan pada harian yang penuh angka pada halaman tengahnya.
Tuesday, November 11, 2008
Wednesday, October 29, 2008
futsal
Harakiri vs Pusdok
Musim penghujan mengetuk pintu Jakarta, tapi tetap tak menyembunyikan gairah dua tim yang saling perang bakso urat sejak siang. Tim Harakiri sejak pukul 15.30 sudah siap di lapangan menanti tim Pusdok yang terhalang gerimis.


Tak lama, pasukan Pusdok pun memasuki stadion dengan sorak-sorai sejumlah penonton cilik yang memadati tribun umum. Di lapangan, Ginanjar dan rekans dari SDM dan Hukum memanasi badan dengan menendang bola dan lari-lari kecil (sekalian latihan rukun haji katanya….).
Tepat pukul 16:10 wib, wasit Sugiono pun melirik jamnya dan meniup peluit …”Let the game begins,” teriaaakknya seakan tak mau kalah dengan Thukul Arowana. Penonton turut bersorak.

Menit-menit awal diisi dengan gebrakan-gebrakan kedua tim. Harakiri yang terdiri dari pemain dengan postur ‘berisi’ (kecuali Ginanjar tentunya) selalu tampak menang body charge dengan Pusdok..
Sepertiga babak pertama dominan dengan aksi Harakiri yang selalu menyerang tanpa ada ada aspek legal dan tak membutuhkan SK (surat keputusan). Namun, penyerang Pusdok yang dimotori mantan kapten Persib Iin Solihin dkk mampu menjebol gawang Harakiri, 1-0.

Gol tersebut langsung direspons dengan serang bergelombang seperti model rambut klimis Bastanul. Satu serangan mematikan nyaris membobol gawang Pusdok.
Sayangnya, bola membentur tiang atas dan memantul kembali ke lapangan dan gagal dimanfaatkan Herry sebagai striker Harakiri. “Maaf pak, saya lagi beruntung,” ujar kiper pusdok kepada Herry.
Anak-anak Harakiri semakin beringas, maklum saja dukungan Hani bani dengan pom-pom horeee cukup memberi semangat buat rekan-rekannya. Ibu Miranti pun memberikan dukungan dari tribun vip.
Babak pertama usai, skor bertahan 1-0 untuk keunggulan Pusdok. Waktu jeda dimanfaatkan kedua tim untuk koordinasi dengan tentu saja turun minum (..minum kok harus turun.. kenapa tidak naik minum yaa.?)
Dukungan Hani cs ternyata manjur, tak percuma, akhirnya satu serangan yang dirancang berdasarkan Undang-undang akhirnya membuahkan pelanggaran penalti bagi tim Harakiri.
Wasit Sugiono sempat terkesima dengan kejadian namun setelah menimbang-nimbang (berat yang mana?) akhirnya meniup peluit tanda penalti yang langsung diprotes kiper pusdok seakan-akan itu hanya diving pemain lawan.

Wasit bersikukuh dan penalti pun diambil striker Harakiri. Priiiittttt.. tendangan dilakukan….. Priiitttt lagi.. Wasit memerintahkan tendangan diulang karena kiper meringsek maju seperti satpol PP sehingga menggangu penendang.
Tendangan dilakukan…bola mengarah ke pojok atas….kiper salah antisipasi……Goollllllll… 1-1.
Kiper Pusdok langsung minta diganti… “Huuuu kipernya ngambek…” ujar salah satu penonton. Pria yang kelihatannya ikut taruhan ‘pinggiran’.
Tensi pertandingan pun semakin tinggi. Serangan silang saling dilakukan kedua tim. Ginanjar tampak bersemangat setelah gol kedua… Hani pun hip-hip hura… (gak gitu banget deh..)
Namun, satu keluarga kambing memasuki lapangan….mbeeekkk ujar mereka kompak interupsi. “Pusdok… suporternya jangan masuk lapangan dong,” pinta pendukung Harakiri.

Manjur juga dukungan pasukan mbeeek ini. Gol kedua bagi Pusdok pun tercipta memasuki menit-menit akhir. 2-1…. Herry kembali memasuki lapangan untuk meningkatkan serangan Harakiri. Tapi,…. Priiittt…wasit menunjuk titik tengah menandakan pertandingan pun usai. Pusdok-Harakiri 2:1.
Nada puas tampak di kedua kubu. “Ini pertandingan yang ketat. Kami kalah terhormat dan lebih baik dari pertandingan yang lalu .. masa’ skornya 8-3…” ujar salah satu pemain Harakiri.
ditulis oleh faa di milis internal kantor, dan dicuri dengan sadar untuk publikasi.
Labels: futsal
Thursday, February 21, 2008
krisis listrik
Makin aneh saja bangsa kita ini, negeri yang kata Koes Ploes ada kolam susunya.serta tongkat kayu jadi tanaman kok malah krisis listrik atau energi.
Apa pasal ?
Hanya karena musim yang tidak bersahabat di laut, hingga si kapal tongkang pembawa batubara itu tak bisa merapat selama berhari-hari jadi pembangkitnya jadi ‘padam’
Kasus stok batubara yang terkendala ini cuaca ini sebenarnya bukan hal baru. Seorang direktur di PLN pernah dicopot karena dianggap nggak becus ngurus stok batubara akhirnya dilengserkan.
Sebagai pemegang monopoli kelistrikan agaknya PLN harus lebih banyak belajar, sehingga tidak tergantung hanya satu sumber energi saja, sebab kalau nggak PLN harus dirubah singkatannya menjadi Pasang Lilin Nak...karena listriknya mau mati atau Perusahaan Listrik Nenekmu..jadi suka-suka saja mau padam... nek... mau nggak nek.....
seterah saja.
Jadi ini daftar daerah yang mau kena giliran (istilah orang Semarang) atau oglangan (istilah orang Solo sekitarnya).
INFO PEMADAMAN Area Jaringan Daerah yang terkena dampak pemadaman
Selasa, 26 Februari 2008
Gambir (09.00-17.00 WIB) Jl Griya Kemayoran, Gunung Sahari XI dsk (GI-Ancol) ,Jl Meruya Ilir, Jl H Lebar dsk (GI-Kembangan)
Senin, 25 Februari 2008
Gambir (09.00-17.00 WIB) Jl Gunung Sahari dsk (GI-Ancol)
Minggu, 24 Februari 2008
Gambir (09.00-17.00 WIB) PT Puninar Sarana Jaya Jl Inspeksi Kali Cakung Drain (GI-Marunda)
Sabtu, 23 Februari 2008
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Komp Nurtanio, Komp Kodam, Jl Raya Bogor, Cibubur, HUBAD Cijantung, Asrama Polisi Jatibaru, Petamburan, S Parman, Sudirman PDAM Pejompongan, Thamrin, Kb Kacang Raya, Benhil, Percetakan Negara, Menteng, Kwitang, Kramat Jaya, Budi Utomo, Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Sunter, Kelapa Gading, Cempaka Putih, Johar Baru 2, Imam Bonjol, Tn Abang, Karet, Slipi dsk
Disjaya (13.00-17.00 WIB) Jl Duren Tiga, Raya Buncit, Ps Minggu, Mampang Prapatan, Kemang, Kuningan dsk, Gatot Subroto, Jl. Raya Serang, Curug, Cikupa, Legok Kadu Sirung, Kp Cisoka Balaraja,Jl Ry Serang, Balaraja, Jatake, Ps Kemis, Kp Ganda Sari, Cibodas, Kp Jati Uwung, Cipondoh, Serpong,Modern Land, Daan Mogot, Duri Kosambi, Medan Merdeka Selatan, Taman Pekalongan, Karet, Sudirman, Kamal Cengkareng, Teluk Naga, Taman Suka Tani, Tanah Abang, Slipi, Benhil, Hayam Wuruk, Mangga Besar, Kebon Jeruk, Samanhudi, Gn Sahari, Sawah Besar, Cakung Cilincing, Jl Raya Bekasi, Pegangsaan dsk.
Jumat, 22 Februari 2008
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Jl Kranggan, Pedurenan, Jt karya, Ujung Aspal, Jl Alternatif Cibubur, Pd Rangon, Jt Mekar, Jt Rahayu, Pd Gede, Jl Psr Kecapi, Cilangkap, Bintaro, Pesanggrahan, Ciputat, Kebayoran Lama, Ciledug, Pd Aren, Perigi Raya, Ps Jum¡¦at, Perum BSD, Ds Pakulonan, Kademangan, Paku Jaya, Panunggangan, Cihuni Serpong, Ds Cirenang, Ds Cikuya, Tiga Raksa, Kp Muncul, Ds Cempaka, Cisoka Jl Ry Serang, Cikupa, Ps Kemis, Ds Suka Mantri, Kp Cilongak, Ds Badak Anom, Rajeg, Sangiang Sepatan, Lontar, Rc Labu, Pagedangan, Mauk, Kp Tanah Baru, Ciganjur, M Kahfi, Cinere, Gandul, Lebak Bulus, Jagakarsa, Lt Agung, Srengseng, Ragunan, Kp Pekapuran, Kemayoran, Suprapto, Serdang, Bendungan Jago, Sumur Batu, Nilam, Sumur Batu, Bungur Besar, Tangsi Pengorengan, Perintis Kemerdekaan, Sunter, Jl Patric Lumumba, Karet Tengsin, Sudirman, Menteng, Salemba, Pramukajati, Paseban, H Murtado, Payakumbuh, R Saleh, Enggano, Martadinata, Plumpang, Kp Mangga, Jl Ry Cilincing, Cakung Tipar, Kp Walang, Ds Tugu, Waduk Rw Badak, Tg Priok, Jl Sungai Bambu, Kp Warakas, Kp Bahari, Perumahan Nyiur Melambai, Maja, Komp Imigrasi, Walang Jaya dsk.
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Supomo, Menteng Dalam, Rasuna Said, Sudirman, Ds Pasir Bolang, Kp Bojong, Jl Raya Serang, Kp Cibadak, Jl Raya Tiga Raksa, Cikupa, Balaraja, Serpong, Jl Rawa Buntu, Jl Raya Cisauk Suradita Puri Metropolitan, Jl Raya Gondrong Petir, Cipondoh, Rawa Lele, Rawa Bamban, Batu Ceper, Daan Mogot, Kalideres, Rw Gantung, Rw Lele, Kp Pekayon, Kp Semanan, Meruya, Kembangan Perum. Tmn Kencana, Cengkareng, Rw Buaya, Swadaya Pesing, Duri Kosambi, Kp Utan Bahagia, Jl Puspa, Citra Garden, Kapuk Kamal, Kp Pegadungan, Pakulonan Barat, Jl Panunggangan Karawaci, Modern Land, Cipondoh, Tn Lima Puluh, Tn Seratus, Cikokol, Cipete, Cibodas, Jt Uwung, Poris Tengah, Pabuaran Kandang, Jl Ry Batu Ceper, Jl Jemb II, Jelambar,Sukajaya, Kapuk, Tambora, Penisi, Pluit, Tubagus Angke, Bandengan, Sunter, Warakas, Pegangsaan, Klp Gading, Enggano, Tj Priok, Cilincing, Muncang Rawa Badak, Tipar, Jl Ry Bekasi, Cakung Cilincing dsk.
Kamis, 21 Februari 2008
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Komp Halim, Kamp Makasar, Halim Kl Malang, Pd Bambu, Penas, DI Panjaitan, Tebet Timur Dalam, Bukit Duri, Otista, Ps Jatinegara, Dr Saharjo, MT Haryono Pancoran, Dewi Sartika Jl GOR Jaktim, Kodam Jaya, Kramatjati, Cililitan, Kamp Ceger, Kamp Rambutan, Bambu Apus, Kelapa Dua Menpor, Cijantung, Jl Raya Bogor, Cimanggis, Kamp Rumput, Tamini Square, Lubang Buaya, Pd Gede, TMII, Poncowolo, Dirgantara III, Jl Raya Setu, Jl Depsos, Kamp Dukuh, Ciracas, , Jtwaringin, Pinang Ranti, Jl Raya Serang Balaraja, Ds Cibadak, Kp Pasir Nangka, Kp Ceplak, Kp Cipaeh Kresek, Kp Jenggot, Kp Pangkat, JlPasar Mauk, Kp Patra Nenggala, Kp Lontar Balaraja, Jl Raya Tiga Raksa, Ps Kemis, Kp Ganda Sari, Perum Harapan Kita, Kp.Cerewet Cikupa, Jl Juru Mudi, Kp Rawa Bebek, Batu Ceper Tangerang, Kamal Tegal Alur, Pergudangan Miami, Kapuk Ry, Kayu Besar, Cengkareng, Pluit, Muara Karang, Muara Baru, Muara Ujung, Pantai Mutiara, Pd Tirta, Karawaci, Mauk Tangerang, Kp Babakan, Jl Pasar Baru Perum Modern Land, Parung Panjang, Cibunar, Kp.Cibatok, Panunggangan Barat, Perum. Pinangsia, Ds.Bojong Larang, Ds. Nagrag Priuk, Kp Cadas Priuk, Taman Harapan Indah, Tubagus Angke, Penjaringan, Latumenten, Daan Mogot, Band. Utara, Petak Buntek, Kapuk, Kamal, Teluk Gong Raya, Arabika, Liberia, Semut, Pakin, Permata Indah, Duta Mas, Kamp Gusti, Komp Grafika, Jl. Raya Bekasi, Cakung Tanah Tinggi, Pejuang Bekasi, Pd Ungu, Jl Gajah Mada, Mangga Besar, Hayam Wuruk, Glodok, Sawah Besar, Karang Anyar, Jl Raya Bekasi, Pulogadung, Cakung Cilincing, Penggilingan, Komarudin, Jl Raya Cacing, Kayu Tinggi, Pulo Lentut, Tipar Cakung, Jl Kepiting dsk.
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Rawamangun, Cipinang, Komp Jaka Permai, Jatiwaringin, Klender, Duren Sawit Jl Jatinegara Kaum, Cempaka Putih, Sudirman, Karet, Rasuna Said, Mega Kuningan, Cibubur, Sukatani Cisalak, Mekar sari, Cimanggis, Kp Pedurenan, Bulak sereh Cibubur, Kp Cisalak, Jati Uwung, Jl Raya Serang, Ds.Dukuh, Kp.Ganda Sari, Ds Dumpit Jatake, Ds.Suka Damai Kp Cerewet, Ds.Pasir Gadung Jl Bulakan, Ds Bojong, Ds Kadu Bitung, Jl Raya Curug, Balaraja, Cikupa, Kp Pulo Gondrong, Kp Dongkel Gondrong, Kp.Gondrong Petir, Komp. Giya Kencana, Kedoya, Kp Tanah Seratus, Ciledug, Adhi Karya, Kembangan, Kedoya, Perum. Pondok Bahar, Perum Taman Aries, Meruya, Permata Buana, Pd Betung, Bintaro, Ulu Jami, Kp Utan Rempoa, Ciputat, Cireundeu, Rempoa, Pd Cabe, Pd Ranji, Kp Pladen, Pd Ranji, Jl Raya Pasar Kemis Tangerang, Kp Utan Jati Sepatan, Kota Bumi, Kawasan Industri Benua, Ancol, Sunter, Podomoro, Karang Anyar, Pademangan, Gn Sahari, Pulo Gebang, Raya Bekasi, Pulogadung, Cakung, I Gusti Ngurah Rai, Perum Pelabuhan Tj Priuk, Kolanlamil Jl Raya Plumpang, Gading Bukit Indah, Ps Uler, Plumpang dsk.
Rabu, 20 Februari 2008
Gambir (09.00-17.00 WIB) Jl Kerta Jaya, Tanah pasir dsk (GI-Angke), Jl Gunung Sahari, gedung Putra, Gunung sahari No 38 dsk (GI-Kemayoran), Jl Muara baru dsk (GI-Muara Karang)
Kebayoran (09.00-17.00 WIB) Jl Raya Cirendeu Pondok cabe dsk (GI-Gandul), Komplek Larangan Indah dsk (GI-Petukangan)
Kramat Jati (09.00-17.00 WIB) Jl Raya Hankam Pondok Gede dsk (GI-Jatirangon), Komplek Pati ABRI Cijantung (GI-Miniatur)
Tangerang (09.00-17.00 WIB) Kampung Pulau Cengkir Kronjo dsk (GI-Balaraja), Cluster Shapire pondok Hijau Golf Gading Serpong (GI-Serpong)
Apa pasal ?
Hanya karena musim yang tidak bersahabat di laut, hingga si kapal tongkang pembawa batubara itu tak bisa merapat selama berhari-hari jadi pembangkitnya jadi ‘padam’
Kasus stok batubara yang terkendala ini cuaca ini sebenarnya bukan hal baru. Seorang direktur di PLN pernah dicopot karena dianggap nggak becus ngurus stok batubara akhirnya dilengserkan.
Sebagai pemegang monopoli kelistrikan agaknya PLN harus lebih banyak belajar, sehingga tidak tergantung hanya satu sumber energi saja, sebab kalau nggak PLN harus dirubah singkatannya menjadi Pasang Lilin Nak...karena listriknya mau mati atau Perusahaan Listrik Nenekmu..jadi suka-suka saja mau padam... nek... mau nggak nek.....
seterah saja.
Jadi ini daftar daerah yang mau kena giliran (istilah orang Semarang) atau oglangan (istilah orang Solo sekitarnya).
INFO PEMADAMAN Area Jaringan Daerah yang terkena dampak pemadaman
Selasa, 26 Februari 2008
Gambir (09.00-17.00 WIB) Jl Griya Kemayoran, Gunung Sahari XI dsk (GI-Ancol) ,Jl Meruya Ilir, Jl H Lebar dsk (GI-Kembangan)
Senin, 25 Februari 2008
Gambir (09.00-17.00 WIB) Jl Gunung Sahari dsk (GI-Ancol)
Minggu, 24 Februari 2008
Gambir (09.00-17.00 WIB) PT Puninar Sarana Jaya Jl Inspeksi Kali Cakung Drain (GI-Marunda)
Sabtu, 23 Februari 2008
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Komp Nurtanio, Komp Kodam, Jl Raya Bogor, Cibubur, HUBAD Cijantung, Asrama Polisi Jatibaru, Petamburan, S Parman, Sudirman PDAM Pejompongan, Thamrin, Kb Kacang Raya, Benhil, Percetakan Negara, Menteng, Kwitang, Kramat Jaya, Budi Utomo, Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Sunter, Kelapa Gading, Cempaka Putih, Johar Baru 2, Imam Bonjol, Tn Abang, Karet, Slipi dsk
Disjaya (13.00-17.00 WIB) Jl Duren Tiga, Raya Buncit, Ps Minggu, Mampang Prapatan, Kemang, Kuningan dsk, Gatot Subroto, Jl. Raya Serang, Curug, Cikupa, Legok Kadu Sirung, Kp Cisoka Balaraja,Jl Ry Serang, Balaraja, Jatake, Ps Kemis, Kp Ganda Sari, Cibodas, Kp Jati Uwung, Cipondoh, Serpong,Modern Land, Daan Mogot, Duri Kosambi, Medan Merdeka Selatan, Taman Pekalongan, Karet, Sudirman, Kamal Cengkareng, Teluk Naga, Taman Suka Tani, Tanah Abang, Slipi, Benhil, Hayam Wuruk, Mangga Besar, Kebon Jeruk, Samanhudi, Gn Sahari, Sawah Besar, Cakung Cilincing, Jl Raya Bekasi, Pegangsaan dsk.
Jumat, 22 Februari 2008
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Jl Kranggan, Pedurenan, Jt karya, Ujung Aspal, Jl Alternatif Cibubur, Pd Rangon, Jt Mekar, Jt Rahayu, Pd Gede, Jl Psr Kecapi, Cilangkap, Bintaro, Pesanggrahan, Ciputat, Kebayoran Lama, Ciledug, Pd Aren, Perigi Raya, Ps Jum¡¦at, Perum BSD, Ds Pakulonan, Kademangan, Paku Jaya, Panunggangan, Cihuni Serpong, Ds Cirenang, Ds Cikuya, Tiga Raksa, Kp Muncul, Ds Cempaka, Cisoka Jl Ry Serang, Cikupa, Ps Kemis, Ds Suka Mantri, Kp Cilongak, Ds Badak Anom, Rajeg, Sangiang Sepatan, Lontar, Rc Labu, Pagedangan, Mauk, Kp Tanah Baru, Ciganjur, M Kahfi, Cinere, Gandul, Lebak Bulus, Jagakarsa, Lt Agung, Srengseng, Ragunan, Kp Pekapuran, Kemayoran, Suprapto, Serdang, Bendungan Jago, Sumur Batu, Nilam, Sumur Batu, Bungur Besar, Tangsi Pengorengan, Perintis Kemerdekaan, Sunter, Jl Patric Lumumba, Karet Tengsin, Sudirman, Menteng, Salemba, Pramukajati, Paseban, H Murtado, Payakumbuh, R Saleh, Enggano, Martadinata, Plumpang, Kp Mangga, Jl Ry Cilincing, Cakung Tipar, Kp Walang, Ds Tugu, Waduk Rw Badak, Tg Priok, Jl Sungai Bambu, Kp Warakas, Kp Bahari, Perumahan Nyiur Melambai, Maja, Komp Imigrasi, Walang Jaya dsk.
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Supomo, Menteng Dalam, Rasuna Said, Sudirman, Ds Pasir Bolang, Kp Bojong, Jl Raya Serang, Kp Cibadak, Jl Raya Tiga Raksa, Cikupa, Balaraja, Serpong, Jl Rawa Buntu, Jl Raya Cisauk Suradita Puri Metropolitan, Jl Raya Gondrong Petir, Cipondoh, Rawa Lele, Rawa Bamban, Batu Ceper, Daan Mogot, Kalideres, Rw Gantung, Rw Lele, Kp Pekayon, Kp Semanan, Meruya, Kembangan Perum. Tmn Kencana, Cengkareng, Rw Buaya, Swadaya Pesing, Duri Kosambi, Kp Utan Bahagia, Jl Puspa, Citra Garden, Kapuk Kamal, Kp Pegadungan, Pakulonan Barat, Jl Panunggangan Karawaci, Modern Land, Cipondoh, Tn Lima Puluh, Tn Seratus, Cikokol, Cipete, Cibodas, Jt Uwung, Poris Tengah, Pabuaran Kandang, Jl Ry Batu Ceper, Jl Jemb II, Jelambar,Sukajaya, Kapuk, Tambora, Penisi, Pluit, Tubagus Angke, Bandengan, Sunter, Warakas, Pegangsaan, Klp Gading, Enggano, Tj Priok, Cilincing, Muncang Rawa Badak, Tipar, Jl Ry Bekasi, Cakung Cilincing dsk.
Kamis, 21 Februari 2008
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Komp Halim, Kamp Makasar, Halim Kl Malang, Pd Bambu, Penas, DI Panjaitan, Tebet Timur Dalam, Bukit Duri, Otista, Ps Jatinegara, Dr Saharjo, MT Haryono Pancoran, Dewi Sartika Jl GOR Jaktim, Kodam Jaya, Kramatjati, Cililitan, Kamp Ceger, Kamp Rambutan, Bambu Apus, Kelapa Dua Menpor, Cijantung, Jl Raya Bogor, Cimanggis, Kamp Rumput, Tamini Square, Lubang Buaya, Pd Gede, TMII, Poncowolo, Dirgantara III, Jl Raya Setu, Jl Depsos, Kamp Dukuh, Ciracas, , Jtwaringin, Pinang Ranti, Jl Raya Serang Balaraja, Ds Cibadak, Kp Pasir Nangka, Kp Ceplak, Kp Cipaeh Kresek, Kp Jenggot, Kp Pangkat, JlPasar Mauk, Kp Patra Nenggala, Kp Lontar Balaraja, Jl Raya Tiga Raksa, Ps Kemis, Kp Ganda Sari, Perum Harapan Kita, Kp.Cerewet Cikupa, Jl Juru Mudi, Kp Rawa Bebek, Batu Ceper Tangerang, Kamal Tegal Alur, Pergudangan Miami, Kapuk Ry, Kayu Besar, Cengkareng, Pluit, Muara Karang, Muara Baru, Muara Ujung, Pantai Mutiara, Pd Tirta, Karawaci, Mauk Tangerang, Kp Babakan, Jl Pasar Baru Perum Modern Land, Parung Panjang, Cibunar, Kp.Cibatok, Panunggangan Barat, Perum. Pinangsia, Ds.Bojong Larang, Ds. Nagrag Priuk, Kp Cadas Priuk, Taman Harapan Indah, Tubagus Angke, Penjaringan, Latumenten, Daan Mogot, Band. Utara, Petak Buntek, Kapuk, Kamal, Teluk Gong Raya, Arabika, Liberia, Semut, Pakin, Permata Indah, Duta Mas, Kamp Gusti, Komp Grafika, Jl. Raya Bekasi, Cakung Tanah Tinggi, Pejuang Bekasi, Pd Ungu, Jl Gajah Mada, Mangga Besar, Hayam Wuruk, Glodok, Sawah Besar, Karang Anyar, Jl Raya Bekasi, Pulogadung, Cakung Cilincing, Penggilingan, Komarudin, Jl Raya Cacing, Kayu Tinggi, Pulo Lentut, Tipar Cakung, Jl Kepiting dsk.
Disjaya (09.00-17.00 WIB) ƒ{ Rawamangun, Cipinang, Komp Jaka Permai, Jatiwaringin, Klender, Duren Sawit Jl Jatinegara Kaum, Cempaka Putih, Sudirman, Karet, Rasuna Said, Mega Kuningan, Cibubur, Sukatani Cisalak, Mekar sari, Cimanggis, Kp Pedurenan, Bulak sereh Cibubur, Kp Cisalak, Jati Uwung, Jl Raya Serang, Ds.Dukuh, Kp.Ganda Sari, Ds Dumpit Jatake, Ds.Suka Damai Kp Cerewet, Ds.Pasir Gadung Jl Bulakan, Ds Bojong, Ds Kadu Bitung, Jl Raya Curug, Balaraja, Cikupa, Kp Pulo Gondrong, Kp Dongkel Gondrong, Kp.Gondrong Petir, Komp. Giya Kencana, Kedoya, Kp Tanah Seratus, Ciledug, Adhi Karya, Kembangan, Kedoya, Perum. Pondok Bahar, Perum Taman Aries, Meruya, Permata Buana, Pd Betung, Bintaro, Ulu Jami, Kp Utan Rempoa, Ciputat, Cireundeu, Rempoa, Pd Cabe, Pd Ranji, Kp Pladen, Pd Ranji, Jl Raya Pasar Kemis Tangerang, Kp Utan Jati Sepatan, Kota Bumi, Kawasan Industri Benua, Ancol, Sunter, Podomoro, Karang Anyar, Pademangan, Gn Sahari, Pulo Gebang, Raya Bekasi, Pulogadung, Cakung, I Gusti Ngurah Rai, Perum Pelabuhan Tj Priuk, Kolanlamil Jl Raya Plumpang, Gading Bukit Indah, Ps Uler, Plumpang dsk.
Rabu, 20 Februari 2008
Gambir (09.00-17.00 WIB) Jl Kerta Jaya, Tanah pasir dsk (GI-Angke), Jl Gunung Sahari, gedung Putra, Gunung sahari No 38 dsk (GI-Kemayoran), Jl Muara baru dsk (GI-Muara Karang)
Kebayoran (09.00-17.00 WIB) Jl Raya Cirendeu Pondok cabe dsk (GI-Gandul), Komplek Larangan Indah dsk (GI-Petukangan)
Kramat Jati (09.00-17.00 WIB) Jl Raya Hankam Pondok Gede dsk (GI-Jatirangon), Komplek Pati ABRI Cijantung (GI-Miniatur)
Tangerang (09.00-17.00 WIB) Kampung Pulau Cengkir Kronjo dsk (GI-Balaraja), Cluster Shapire pondok Hijau Golf Gading Serpong (GI-Serpong)
Tuesday, June 05, 2007
Friday, April 20, 2007
mencari dan bertemu

Lembar print out dari google itu masih tertempel di samping meja, sudah dua hari.
Jarak waktu lebih dari sepuluh tahun terasa makin menggebu.
Akhirnya.....dengan lancar mengalir pembicaraan melalui kabel.
Sang waktu menyeret ke waktu silam.
Suara dan masa lalu adalah memori paling menyenangkan untuk dikenang. Tak banyak berubah dan tertawa adalah cara yang tepat untuk menutupi kegugupan.
Pertemuan terakhir beberapa tahun silam terasa jelas, banyak menimbulkan kejutan rupanya.
Tidak semua yang kita inginkan dapat diraih, meski kadang mendapat ganti yang [mungkin] lebih baik.
Nasib memang berkata lain, kehidupan mesti bergulir.
Menikah, berputri 3 dan menjadi pns di seberang adalah sebuah pilihan.
Bertemu kembali dengan saya? mungkin mimpi buruk baginya.
Jarak waktu lebih dari sepuluh tahun terasa makin menggebu.
Akhirnya.....dengan lancar mengalir pembicaraan melalui kabel.
Sang waktu menyeret ke waktu silam.
Suara dan masa lalu adalah memori paling menyenangkan untuk dikenang. Tak banyak berubah dan tertawa adalah cara yang tepat untuk menutupi kegugupan.
Pertemuan terakhir beberapa tahun silam terasa jelas, banyak menimbulkan kejutan rupanya.
Tidak semua yang kita inginkan dapat diraih, meski kadang mendapat ganti yang [mungkin] lebih baik.
Nasib memang berkata lain, kehidupan mesti bergulir.
Menikah, berputri 3 dan menjadi pns di seberang adalah sebuah pilihan.
Bertemu kembali dengan saya? mungkin mimpi buruk baginya.
Sunday, March 25, 2007
penyanyi dangdut

Tayangan infotaiment sabtu pagi [24/3] :
"Delapan dari sepuluh orang penyanyi dangdut bercerai "
[tumben batin saya, infotainment pake statistik..]
Kenapa bercerai?
Penyanyi junior, pengin cepat melejit..kalo perlu "modal lain" dikeluarkan, atau tertarik sama produser, punya pacar gelap, nikah siri sama pengusaha/pejabat atau malah cari sensasi...hingga diwawancarai infotainment berkali-kali hingga ujungnya jadi top karena gosip kawin cerai bukan karena prestasinya.
Penyanyi senior, merasa sang pendamping tak mampu mendampingi lagi alias "nggak level", menurut suaminya terlalu banyak show urusan rumah tangga terbengkalai, dan paling klise adalah sudah tak ada kecocokan lagi atau kadang perlu sensasi/gosip untuk mempertahankan popularitas hingga kasus cerainya berlarut-larut lengkap dengan bumbu orang ketiga atau rebutan anak/harta.
Masih menurut infotainment itu yang melakukan wawancara dengan beberapa orang sumber :
Penyanyi pria: "Iya kalo itu sih tergantung artisnya sendiri deh.... kaya'nya nggak bisa disamaratakan gitu memang ada beberapa penyanyi yang selain jual suara ada juga yang "nyambi"
Penyanyi wanita: "Menurut saya, itu tergantung iman dari si penyanyi itu sendiri. Saya sangat bersyukur banget atas didikan agama dari orang tua saya, hingga iman saya terjaga dari hal-hal yang miring-miring" [ssttttt..padahal dia juga bercerai beberapa tahun silam tapi sudah kawin lagi]
Ulama : "Seni itu sebetulnya indah dan menghibur, tapi bila sudah mengundang syahwat maka menjadi haram"
Jadi...penyanyi dangdut itu juga manusia...bisa kawin bisa juga cerai.
"Delapan dari sepuluh orang penyanyi dangdut bercerai "
[tumben batin saya, infotainment pake statistik..]
Kenapa bercerai?
Penyanyi junior, pengin cepat melejit..kalo perlu "modal lain" dikeluarkan, atau tertarik sama produser, punya pacar gelap, nikah siri sama pengusaha/pejabat atau malah cari sensasi...hingga diwawancarai infotainment berkali-kali hingga ujungnya jadi top karena gosip kawin cerai bukan karena prestasinya.
Penyanyi senior, merasa sang pendamping tak mampu mendampingi lagi alias "nggak level", menurut suaminya terlalu banyak show urusan rumah tangga terbengkalai, dan paling klise adalah sudah tak ada kecocokan lagi atau kadang perlu sensasi/gosip untuk mempertahankan popularitas hingga kasus cerainya berlarut-larut lengkap dengan bumbu orang ketiga atau rebutan anak/harta.
Masih menurut infotainment itu yang melakukan wawancara dengan beberapa orang sumber :
Penyanyi pria: "Iya kalo itu sih tergantung artisnya sendiri deh.... kaya'nya nggak bisa disamaratakan gitu memang ada beberapa penyanyi yang selain jual suara ada juga yang "nyambi"
Penyanyi wanita: "Menurut saya, itu tergantung iman dari si penyanyi itu sendiri. Saya sangat bersyukur banget atas didikan agama dari orang tua saya, hingga iman saya terjaga dari hal-hal yang miring-miring" [ssttttt..padahal dia juga bercerai beberapa tahun silam tapi sudah kawin lagi]
Ulama : "Seni itu sebetulnya indah dan menghibur, tapi bila sudah mengundang syahwat maka menjadi haram"
Jadi...penyanyi dangdut itu juga manusia...bisa kawin bisa juga cerai.
Thursday, March 22, 2007
Road to Bandung
Matahari belum begitu tinggi ketika tiba di Kampung Daun.Hawa udara dingin dan gerimis langsung menyergap begitu kami tiba.
Penat perjalanan 2 jam Jakarta-Bandung langsung tergantikan udara segar dan rasa ngantuk.
Kampung Daun terasa sangat unik, tertata alami dengan memanfaatkan kontur pegunungan yang bertingkat-tingkat menjadikan tempat ini tempat bersantai yang jauh dari kesan formal.
Terletak di Bandung atau tepatnya di lembah desa Cihideung dan Cigugur, 4,7 kilometerdari ujung jalan Sersan Bajuri pertigaan Terminal Kendaraan Umum Ledeng menuju arah Parongpong Lembang.
Karena datang pagi, tanpa reservasi pun kami masih mendapat saung dan lesehanSambil menunggu menu yang dipesan, rombongan berjumlah 14 orang ini ngobrol-ngobrol menentukan sasaran..[perang ..'kaleeee].
Dari sejak berangkat sebetulnya sudah "pelurusan" niat atau agenda, intinya hanya jalan-jalan, lihat-lihat FO-distro, bela-beli [kalo bawa duit] dan makan-makan saja. tidak ada agenda lain.
Tapi ternyata lolos juga, ada yang sempet kopi darat juga.
Makan beramai-ramai, menu tradisional sambil beranda-canda membuat acara makan siang menjadi semakin nikmat. Nasi kukus pedas, nasi timbel panas plus rasa lapar merupakan kombinasi "maut", sialnya kita lupa memesan air putih, maka lengkaplah "penderitaan" kepedasan dengan rasa panas manis sekoteng dan bajigur.
Acara makan molor sampai jam 14.00, segera diputuskan untuk "menyerbu" ke kota, puter-puter wisata belanja plus wisata pulsa alias bertelepon ria antar rombongan kecil akibat kesasar menambah serunya petualangan.
Sempet mampir di Museum Asia-Afrika untuk "sesi" pemotretan sambil menunggu teman yang kesasar.
Melewatkan malam minggu di Ciwalk [Cihampelas],
menikmati macetnya lalu-lintas kemudian membeli buah tangan sebelum pulang ke Jakarta.






Penat perjalanan 2 jam Jakarta-Bandung langsung tergantikan udara segar dan rasa ngantuk.
Kampung Daun terasa sangat unik, tertata alami dengan memanfaatkan kontur pegunungan yang bertingkat-tingkat menjadikan tempat ini tempat bersantai yang jauh dari kesan formal.
Terletak di Bandung atau tepatnya di lembah desa Cihideung dan Cigugur, 4,7 kilometerdari ujung jalan Sersan Bajuri pertigaan Terminal Kendaraan Umum Ledeng menuju arah Parongpong Lembang.
Karena datang pagi, tanpa reservasi pun kami masih mendapat saung dan lesehanSambil menunggu menu yang dipesan, rombongan berjumlah 14 orang ini ngobrol-ngobrol menentukan sasaran..[perang ..'kaleeee].
Dari sejak berangkat sebetulnya sudah "pelurusan" niat atau agenda, intinya hanya jalan-jalan, lihat-lihat FO-distro, bela-beli [kalo bawa duit] dan makan-makan saja. tidak ada agenda lain.
Tapi ternyata lolos juga, ada yang sempet kopi darat juga.
Makan beramai-ramai, menu tradisional sambil beranda-canda membuat acara makan siang menjadi semakin nikmat. Nasi kukus pedas, nasi timbel panas plus rasa lapar merupakan kombinasi "maut", sialnya kita lupa memesan air putih, maka lengkaplah "penderitaan" kepedasan dengan rasa panas manis sekoteng dan bajigur.
Acara makan molor sampai jam 14.00, segera diputuskan untuk "menyerbu" ke kota, puter-puter wisata belanja plus wisata pulsa alias bertelepon ria antar rombongan kecil akibat kesasar menambah serunya petualangan.
Sempet mampir di Museum Asia-Afrika untuk "sesi" pemotretan sambil menunggu teman yang kesasar.
Melewatkan malam minggu di Ciwalk [Cihampelas],
menikmati macetnya lalu-lintas kemudian membeli buah tangan sebelum pulang ke Jakarta.








